Ketika menjelajahi alam, peran kompas dan peta sangatlah penting untuk menunjukkan arah dan tujuan. Selain memahami cara menggunakan kompas, Eigerian juga perlu mempelajari orientasi peta.
Artikel ini membahas tentang orientasi peta dan cara membacanya yang tepat saat beraktivitas di luar ruangan. Oleh karena itu, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
Macam-Macam Orientasi Peta

Peta disusun berdasarkan perspektif arah tertentu yang disebut dengan orientasi peta. Mengacu pada sejarah peta, orientasinya tidak selalu mengarah ke utara akibat kondisi geografis dan religius yang terus berubah.
Tidak hanya itu, faktor lain, seperti navigasi, kondisi politik, dan estetika, juga memengaruhi tanda orientasi peta. Berikut ini adalah macam-macam orientasi peta yang bisa Eigerian pelajari:
1. Orientasi Utara
Orientasi utara adalah orientasi paling umum yang digunakan oleh ahli kartografi, bahkan hingga saat ini di era peta daring. Peta berorientasi utara populer digunakan selama Era Penjelajahan Samudra.
Pelaut perlu mengorientasikan peta ke arah utara untuk mengetahui arah magnet utara. Orang yang menciptakan atlas pertama adalah Claudius Ptolemaeus (90–168 M). Kartografinya adalah contoh awal peta berorientasi utara.
2. Orientasi Timur
Di abad pertengahan, doktrin religius mulai memengaruhi kartografi. Para ahli kartografi mengorientasikan petanya ke Tanah Suci (wilayah geografis di Timur Tengah, khususnya Israel, Palestina, Yordania, dan Mesir, yang disucikan oleh umat Yahudi, Kristen, dan Islam).
Contoh peta yang menggunakan orientasi timur adalah Mappa Mundi, yaitu peta dunia era Eropa Abad Pertengahan.
3. Orientasi Barat
Tidak banyak peta yang berorientasi ke barat. Salah satu yang berhasil ditemukan adalah peta Belanda Baru dan Inggris Baru. Peta ini dibuat oleh Willem Blaeu pada tahun 1635. Tidak hanya itu, Jan Huygen van Linschoten membuat peta Amerika Selatan pada 1596 dengan orientasi ke arah barat.
4. Orientasi Selatan
Peta dengan orientasi selatan biasanya terlihat terbalik jika dibandingkan dengan peta berorientasi ke utara. Pada peta ini, arah selatan berada di atas, timur di kiri, utara di bawah, dan barat di kanan.
Ahli kartografi yang menggunakan orientasi arah selatan salah satunya adalah Ibnu Hawqal, seorang kartografer Arab. Selain itu, kartografer Maroko, Muhammad al-Idrisi, juga menggambar peta dunia pada tahun 1154 dengan arah selatan di bagian atas peta.
Selain ahli kartografi Timur Tengah, beberapa kartografer Eropa juga ada yang menggunakan orientasi selatan, seperti Pierre Desceliers yang berasal dari Prancis. Ia membuat peta dunia dengan orientasi selatan pada tahun 1550 agar bisa dilihat di sekeliling meja.
Sebagian besar peta berorientasi selatan dibuat untuk memprotes bias belahan bumi Barat pada beberapa peta dunia dalam kartografi kontemporer.
Baca juga: Apa Itu Navigasi Darat? Ini Alat dan Tipsnya untuk Pendaki
Mengapa Perlu Memahami Orientasi Peta?
Dalam membaca peta saat berkegiatan di luar ruangan, kamu harus memahami orientasi peta sehingga bisa menggunakan alat navigasi ini dengan efektif. Adapun alasan pentingnya memahami orientasi peta adalah sebagai berikut:
- Memahami konteks peta dan kondisi lingkungan sekitar: Orientasi peta membuatmu lebih peka terhadap arah sehingga kamu bisa menyelaraskan peta dengan lokasi saat ini dan merencanakan rute.
- Memudahkan menemukan arah utara: Sebagian besar peta yang ada saat ini menggunakan orientasi utara. Memahami orientasi peta dapat membantumu menemukan arah utara dan selatan dari tempat-tempat yang ada di hutan, seperti jajaran pegunungan, sungai, atau danau.
- Mengetahui arah magnet: Orientasi peta membantumu memahami arah medan magnet sehingga kamu bisa menggunakan kompas dengan efektif.
- Mengoptimalkan perencanaan rute: Dengan menyelaraskan peta dengan lingkungan sekitar, kamu bisa lebih mudah menentukan rute terpendek, teraman, dan paling efisien.
Cara Membaca Peta
Setelah mempelajari pentingnya orientasi peta, kini kamu perlu mempelajari cara membaca peta. Peta tidak bisa sembarangan digunakan karena salah interpretasi dapat berujung pada salah mengambil jalur sehingga kamu bisa tersesat. Adapun cara membaca peta adalah sebagai berikut:
- Memahami simbol dan legenda: Hampir semua peta menggunakan simbol untuk menunjukkan lokasi. Simbol-simbol digunakan agar peta tidak terlalu penuh dengan tulisan. Bagian legenda peta akan menjelaskan simbol yang dimaksud, sehingga kamu perlu mempelajari cara membacanya.
- Memahami cara kerja skala peta: Peta disusun dalam skala. Semakin besar skala peta, semakin rinci informasi yang ditunjukkan. Pastikan kamu memilih peta dengan skala yang sesuai dengan kebutuhan penjelajahanmu.
- Membaca grid: Grid adalah garis tipis berangka yang bisa kamu gunakan untuk mengidentifikasi lokasi tertentu.
- Mengetahui lintang dan bujur: Lintang dan bujur adalah “alamat” yang berfungsi sebagai koordinat lokasi.
- Mengetahui garis kontur: Garis ini menunjukkan kontur tanah yang menunjukkan ketinggiannya di atas permukaan laut.
Baca juga: Mengenal Kompas Bidik: Cara Pakai dan Bagian-Bagiannya
Rekomendasi Kompas dari EIGER Adventure
Salah satu alat navigasi yang bisa kamu gunakan sebagai tambahan dari peta adalah kompas. Kamu bisa menggunakan keduanya secara bersamaan untuk menavigasi arah dengan akurat. Berikut adalah beberapa rekomendasi kompas dari EIGER yang bisa kamu gunakan:

Navigator Compass adalah kompas analog dari EIGER Mountaineering yang dilengkapi dengan lensa pembesar, skala standar, dan cermin untuk membantu menentukan orientasi peta dan menavigasi arah selama menjelajahi gunung.
BELI NAVIGATOR COMPASS DI SINI
2. Azimuth

Azimuth adalah kompas ringkas yang dilengkapi dengan lensa pembesar dan jarum berpedar yang fleksibel untuk segala jenis perjalanan. Kamu bisa membawanya ke mana saja dengan mengikatnya di celana atau di tangan.
3. Eurus Compass

Eurus Compass adalah peta dengan fitur kaca pembesar, skala standar, dan cermin. Ukurannya ringkas dan bisa dilipat sehingga muat dimasukkan ke dalam saku ketika tidak terpakai.
4. 3106 Compass Gold MTL

3106 Compass Gold MTL adalah kompas yang terbuat dari logam dan berpenampilan sederhana sehingga memudahkanmu dalam membaca arah dan peta.
BELI 3106 COMPASS GOLD MTL DI SINI
5. DC45-2A Compass MTL

DC45-2A Compass MTL adalah kompas yang terbuat dari zinc alloy yang dilengkapi dengan skala standar, cermin, dan kaca pembesar. Penutupnya bisa dilipat sehingga mudah disimpan ke dalam saku. Bagian jarumnya dapat bercahaya pada kondisi minimnya cahaya sehingga kompas tetap fungsional saat malam hari atau berkabut.
BELI DC45-2A COMPASS MTL DI SINI
Itulah informasi tentang orientasi peta yang perlu kamu pelajari. Peta dan kompas adalah alat navigasi penting untuk kegiatan luar ruangan, seperti mendaki dan summit. Oleh karena itu, pastikan kamu membawanya saat berpetualang!
Kompas-kompas di atas bisa kamu dapatkan di EIGER Adventure Store terdekat di kotamu, di website EIGER Adventure Official, atau di aplikasi resmi EIGER di App Store dan Play Store. EIGER selalu punya promo menarik yang sayang untuk dilewatkan.
Yuk, persiapkan ekspedisi menantangmu bersama EIGER Adventure!
Baca juga: Apa Fungsi Altimeter dan Bagaimana Cara Membacanya?


