CURTUS TROPIC

Coming Soon

BUILT FOR THE UNPREDICTABLE

First integrated-gaiter hiking shoe, built to move through whatever tropical terrain puts in your way: volcanic rock, wet forest floors, roots, sand, dirt, mud, and swamp.

Lightweight, waterproof-breathable protection with Vibram® traction and speed lacing, engineered for confident grip, comfort, and seamless movement across changing ground.

Coming Soon

Cengkeraman, traksi, dan stabilitas lebih optimal di berbagai medan.

Gaiter terintegrasi dengan sepatu, selalu siap saat butuh perlindungan ekstra dari batu, pasir, atau hewan kecil.

Menjaga kaki tetap kering dari air sekaligus secara aktif mengeluarkan uap kelembapan dari keringat, cocok untuk kondisi tropis.

Praktis dengan pengaturan cepat pada tali untuk kenyamanan sekaligus keamanan saat mendaki.

MEET THE MAKERS: ZULFIKAR AHMAD, NESA EKA, ANTHONY PUTRO

Zulfikar Ahmad, Product Designer
Integrated gaiter pada Curtus lahir dari pemikiran bahwa perlindungan harus selalu tersedia ketika dibutuhkan, tetapi tidak boleh menjadi beban ketika kondisi berubah. Saat pengguna memasuki area berlumpur atau vegetasi yang rapat, gaiter dapat memberikan perlindungan tambahan dari air, lumpur, debris, serta gangguan hewan-hewan kecil.

Zulfikar Ahmad

Product Designer

Nesa Eka, Product Developer
Kalau ditanya apa yang paling sulit saat develop Curtus, buat saya jawabannya bukan sekadar bikin sepatu yang nyaman atau kuat. Tantangan terbesarnya adalah bagaimana membuat satu sepatu yang benar-benar bisa menjawab karakter gunung di Indonesia yang medannya sangat beragam dan sering kali tidak bisa diprediksi.

Nesa Eka

Product Developer

Anthony Putro, Product Creation General Manager
Di jalur menuju puncak gunung berapi, medan berubah menjadi pasir vulkanik yang kering, lepas dan curam. Lalu, bagaimana jika perlindungan terhadap pasir (gaiter) menjadi bagian dari sepatu? Dari situ, kami mulai merancang sepatu yang bisa menjawab karakter medan vulkanik, tapi tetap relevan ketika memasuki hutan tropis Indonesia.

Anthony Putro

Product Creation General Manager

HOW TO CARE

1.Gunakan sepatu sesuai rekomendasi medan

Untuk menjaga performa dan perlindungan tetap optimal, gunakan Curtus pada medan yang sesuai dengan karakteristiknya, seperti tanah, batuan, pasir, dan medan berlumpur.

2.Jangan biarkan kotoran menetap

Bersihkan sepatu maksimal 24 jam setelah digunakan, terutama setelah melewati medan berlumpur, basah, atau berdebu. Jangan simpan sepatu dalam kondisi kotor atau basah karena dapat memicu pertumbuhan jamur dan bakteri, menimbulkan bau, serta mempercepat kerusakan material dan lem sepatu.

3.Jaga kaki tetap fresh

Gunakan kaus kaki bersih setiap kali memakai sepatu untuk membantu mengurangi penumpukan keringat, bakteri, dan bau di dalam sepatu.

1.Lepaskan insole sepatu

Kendurkan speed laces dan lepaskan insole agar sepatu lebih mudah dibersihkan dan dikeringkan. Bersihkan insole secara terpisah menggunakan sikat halus.

2.Singkirkan kotoran saat kondisi kering

Sebelum dibasahi, gunakan sikat halus dalam kondisi kering untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel pada sepatu.

3.Gunakan sabun khusus atau pH rendah

Bersihkan upper menggunakan sikat halus dan outsole menggunakan sikat yang lebih keras, dengan sabun khusus sepatu atau sabun ber-pH rendah dan air suam-suam kuku. Hindari deterjen, pelembut, dan pemutih karena dapat merusak lapisan membran

4.Bilas sampai bersih

Setelah kotoran terangkat, bilas sepatu secukupnya menggunakan air bersih hingga sisa sabun dan kotoran terangkat.

5.Jangan keringkan di bawah matahari langsung

Keringkan sepatu di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik. Hindari sinar matahari langsung dan sumber panas. Jangan menggantung sepatu saat masih sangat basah karena dapat membuat upper melar atau berubah bentuk. Setelah benar-benar kering, pasang kembali insole.

1.Pastikan sepatu sudah kering

Pastikan sepatu benar-benar kering sebelum disimpan untuk mencegah kelembapan terperangkap di dalam sepatu yang dapat memicu bau dan pertumbuhan jamur.

2.Simpan di tempat yang kering & sirkulasi udara baik

Simpan di tempat yang kering, teduh, dan memiliki sirku- lasi udara yang baik. Hindari menyimpan sepatu di tempat panas seperti bagasi mobil dan gudang, serta tempat lembap atau kotak plastik yang minim sirkulasi udara karena dapat mempercepat kerusakan lem dan memicu pertumbuhan jamur.

3.Pakai atau anginkan sepatu secara berkala

Gunakan sepatu secara berkala untuk membantu menja- ga kondisi material dan konstruksinya tetap baik. Jika sepatu jarang digunakan, keluarkan dari tempat penyim- panan secara berkala dan angin-anginkan untuk menjaga sirkulasi udara serta mengurangi kelembapan.

4.Jaga bentuk sepatu saat disimpan

Gunakan shoe tree atau masukkan gumpalan kertas ke dalam sepatu untuk membantu mempertahankan bentuk upper sekaligus mengurangi kelembapan.

5.Simpan kembali dalam dus sepatu

Simpan sepatu di dalam dus bersama silica gel untuk membantu mengurangi kelembapan. Hindari menumpuk sepatu dengan barang lain yang berat agar bentuk sepatu tidak berubah.

TESTED BY THE EXPERTS: SOFYAN ARIEF FESA

World 7 Summiteer - EIGER Brand Ambassador

Akhirnya, ada trekking shoes yang terintegrasi dengan gaiter untuk melindungi kaki dari pasir dan kerikil saat mendaki di gunung vulkanik. Sepatu ini juga cocok dipakai di gunung dan hutan dengan karakter pijakan, seperti tanah, lumpur, rawa, bebatuan, permukaan berlumut, hingga jalur yang dipenuhi akar, karena dibekali outsole Vibram dengan teknologi Traction Lug-nya yang efektif untuk memberikan cengkeraman yang optimal.
Location
Gunung Daik, Pulau Lingga, Kepulauan Riau
Date
June 29 - July 2, 2026
Elevation
20 - 1.198 mdpl
Weather
Hot & Rainy
Duration
4 Days 3 Nights
Temperature
24ºC - 36ºC
Humidity
75% - 90%
Total Distance
14 KM Round Trip

TESTED BY THE EXPERTS: IWAN “KWECHENG” IRAWAN

World 7 Summiteer - EIGER Adventure Service Team (EAST)

Dari pertama kali menggunakan La Sportiva untuk winter running, terpikirkan untuk mengadopsi konsep winter running shoes ini menjadi hiking shoes di Indonesia, yang didominasi oleh gunung api dengan medan menjelang puncaknya identik pasir. Konsep ini bisa melindungi pasir masuk ke dalam sepatu. Dan, akhirnya lahirlah Curtus. Setelah mencoba prototipe 1, hasilnya sangat nyaman dan aman bagi kaki saya. Bravo Curtus!
Location
Gunung Ijen, Gunung Ciremai, Rawa Pantai Utara, Hutan Basah Bukanagara
Date
June 29 - July 2, 2026
Elevation
20 - 1.198 mdpl
Weather
Hot & Rainy
Duration
2 Days 3 Nights, 7 Days Journey
Temperature
15ºC - 35ºC
Humidity
70%
Total Distance
19 KM
Coming Soon